• Teknik Geologi
  • Fakultas Teknik
  • Universitas Gadjah Mada
  • Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada Laboratorium Geofisika Eksplorasi
Departemen Teknik Geologi
  • Home
  • Profil
  • Staff
  • Fasilitas
    • Alat Laboratorium
    • Sampel Peraga Praktikum
  • Praktikum
    • Semester Ganjil
    • Semester Genap
  • Layanan
  • GALERI
  • Karya Tulis
  • Download
  • Beranda
  • Artikel pendek
  • geofisika intro (2)

geofisika intro (2)

  • Artikel pendek
  • 1 October 2016, 05.30
  • Oleh: lab-ge.ft
  • 0

Milton B. Dobrin (1960) dalam bukunya Introduction to Geophysical Prospecting, menyatakan bahwa pelacakan secara geofisika (geophysical prospecting) adalah suatu seni tentang pencarian deposit-deposit tersembunyi dari hidrokarbon (minyakbumi dan gas) atau  mineral-mineral yang bermanfaat dengan melakukan pengukuran sifat fisik lapisan batuan  di permukaan bumi.

  1. Sedangkan HF. Howell (1959), dalam bukunya Introduction to Geophysics, menyatakan bahwa :

Geofisika adalah penerapan dari prinsip-prinsip dan hal-hal yang praktis pada ilmu fisika untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kebumian. Geofisika berkembang dari ilmu fisika dan geologi serta tidak memiliki batas pemisah tajam yang dapat memisahkan satu dengan lainnya. Ia merupakan suatu cara memandang kepada ilmu kebumian (earth-science) sebagai keseluruhan,  mencakup pendekatan-pendekatan eksperimental untuk menuju ke suatu pengertian yang utuh tentang planet kita ini.

  1. Menurut definisi di Encyclopedic Dictionary of Exploration Geophysics (1973), geofisika mencakup tiga aspek utama :
  2. Studi tentang bumi dengan metoda-metoda fisika kuantitatif, khususnya dengan seismik pantul dan bias (reflection and refraction seismic), gravitasi (gravity),kemagnitan (magnetic), kelistrikan (electric) dan metoda radioaktif.
  3. Penerapan prinsip-prinsip fisika untuk mempelajari bumi termasuk pula perkembangannya, yaitu :

seismologi (kegempaan dan gelombang elastik)

geotermometri (kepanasan bumi, aliran panas bumi, volkanologi dan mata air panas)

hidrologi (air di permukaan dan bawah permukaan, kadangkala termasuk glasiologi)

meteorologi;

gravitasi dan geodesi (medan gravitasi bumi, ukuran dan bentuk dari bumi);

kelistrikan atmosfer dan kemagnitan terestrial (mencakup studi ionosfer,  jalur

Van Allen, arus tellurik);

tektonofisik (proses-proses geologi dan tektonik di bumi);

geofisika eksplorasi dan keteknikan.

 

Geokronologi (penanggalan dan sejarah bumi) dan Geokosmogoni (asal usul bumi) sering pula ditambahkan pada perkembangan lebih lanjut. Perhatian lebih mendalam terhadap salah satu cabang tersebut merupakan suatu   hal yang mengkhususkan diri terhadap arti kata geofisika secara luas.

  1. Geofisika eksplorasi adalah pemakaian metoda-metoda seismik, gravitasi, kemagnetan, kelistrikan, dan elektromagnetik untuk pencarian minyak, gas, mineral, air tanah dan sebagainya, untuk eksplorasi dan eksploitasi dalam arti ekonomis.
Tags: geofisika pengantar

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Oct    
Universitas Gadjah Mada

Laboratorium Geofisika Eksplorasi

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY